Jumat, 21 Juni 2013
berantakan..
selalu berakhir dengan tak menyenangkan. skripsi yang belum selesai, hati yang hancur, persahabatan yang berantakan, serasa lengkap kemelut yang terjadi saat ini. ingin rasanya menyelesaikan semua, mengembalikan keadaan seperti semula tapi, apa boleh buat.. semua tak bisa dilakukan bila hanya dari satu sisi saja. mengapa hati ini harus hancur disaat otak sedang dililit deadline skripsi? kenapa mereka teman-teman terbaik ku harus menghilang disaat hati ini tak berbentuk lagi? apa semua tak siap menemani dalam susah ku? miris... kecewa, sedih, kesal, marah bereuni jadi satu, melingkar diotak dan menutupi perasaan.. aku kehilangan.. sakit.. tapi semua ini membuka jelas arah pandanganku.. ketulusan yang ku beri berbalik kemunafikan.. bila tak bisa bertahan dengan ku saat duka ku, jangan pernah berfikir menikmati tawa dengan ku.. pergilah.. dan aku akan mulai melangkah....
Lingkunganku.. (ditulis 1 tahun yg lalu)
ini masuk tahun ke-4 dimasa perkuliahanku, eitss.. jangan tanya kapan tamat karena kali ini yang dibahas bukan masalah itu. *ngakak
4tahun ini, selama aku mengentaskan masa perkuliah yang menjemuhkan ini, aku terjebak dilingkungan yang kupilih sewaktu awal masuk perkuliahan dulu. pondokan vina, kosant ini dihuni dengan berbagai macam makluk, beribu tingkah laku, dan berjuta jenis kebiasaan. dari 22 pintu kamar yang berjajar dan juga berhadapan kali ini aku akan mendeskripsikan makluk-makluk aneh terdekat penghuni setianya.
kita mulai dengan kamar NO.2
si penghuni ini awalnya berdua, setelah sang kakak perempuannya menikah, otomatis ia harus tinggal sendiri dikamar bernomer 2 dipintunya ini. cantik, manis, anggun, jujur, dan ramah tamah pun melekat digadis ini. yaa.. dia wanita yang sempurna.. *sambil meneteskan air mata bahagia..
(yaeeeyalaah... secara yang tinggal disitu aku....)
kamar NO. 6
berinisial VH dan bernama lengkap Vika Hertika (terus gunanya inisial untuk apa yaa..?). teman terlama yang ku punya selama divina. unik, perhatian, periang dan juga bukan termasuk orang yang perasa *hahaha. walaupun penghuni kamar yang lain selih berganti tetapi hanya teman yang satu ini yang ngga pernah ganti-ganti. makan tidur nangis kesal cemas takut senang pun sama-sama. yaa.. kami sudah melewati berbagai peristiwa. dia salah satu teman terbaik yang ku punya. *semoga orangnya ngga baca..
kamar NO. 5
Syarifah Sitorus Pane, untuk ukuran anak kosant ni orang bisa dikatakan makmur *secara badannya subur gitu. walaupun paling tua diusia ternyata tidak menyurutkan ni orang dalam bergaul. buktinya terkadang dia yang selalu bertingkah layaknya paling muda *hahaha. berbadan gede, periang, kecentilan dan bukan termasuk golongan orang yang berpikiran dewasa, itulah dia.. mikong (mami kingkong).
kamar NO. 13
anak FISIP jurusan Administrasi Negara yang satu ini sangat menyukai segala sesuatu yang bernuansa JB. *bukan JamBan ya, tapi Justin Biebers. selalu tergesa-gesa, periang, bersemangat dan perkataan yang ngga pake disaring lagi dari mulut ni anak yang menjadi ciri khasnya. eh satu lagi, dia selalu menyukai yang berjiwa muda. *hahaha.. iaapss.. Fiping Purnama Sari beliebers sejati.
kamar NO.15
Sarah Mathilda Hutagaol. sosok misterius kalo menurutku. hobbynya marah-marah dan berkelahi. selalu sibuk tapi ntah apa yang dikerjakannya. ni anak hilang timbul dari permukaannya. tapi dijejaring sosial dia selalu muncul dengan berstatus cacian dan makiannya. yang penting eksis ngga sar. *hahahaa
kamar NO. 17
kuliah disatu jurusan yang sama dengan si sarah. dilihat dari luarnya, anak ini satu-satunya orang dari yang telah disebutkan diatas yang memiliki watak keras layaknya aku. awalnya cukup meragukan bisa berteman baik dengan ni anak. yaaa.. soalnya kami sama-sama keras. tapi makin kesini ternyata berbeda *hahaha.. dia salah satu teman berbagi yang paling dekat. asyik diajak ngobrol, nyambung kalo lagi seru2an, moody dan care terhadap teman walau selalu ia sembunyikan dan selalu disampaikan dengan cara yang berbeda. inilah amoy alias Amie Martini.
bersambung...
bersambung...
Senin, 17 Juni 2013
Enam Mei
Ini kisah dimana keempat kalinya
hatiku berlabuh.. awalnya sama sekali tak ku harapkan, tak bisa ku jalankan
tapi terus ku pertahankan.. dan akhirnya aku benar benar merasakan rasa itu..
ntah kenapa kali ini aku selalu menunjukan sisi jelek yang aku punya di depannya, ingin rasanya bersikap manis didekatnya walau sekali saja, tapi selalu gagal. tapi saat aku merasakan rasa yang ku sadari makin lama makin mendalam, aku
harus menelan kekecewaan yang teramat sangat karena semua itu terlambat..
perpisahan.. lagi lagi itu yang terjadi.. dan untuk kesekian kalinya aku harus
belajar melupakan.. aku harus benar benar melupakan.. ini sekian kalinya aku
jatuh pada rasa yang sama........ APM
Langganan:
Postingan (Atom)